Kemarau di Kinal. Hmm...seperti judul sebuah cerpen ya? Awal cerita pada 26 November 2015, saya dan dua rekan saya mengunjungi salah seorang nasabah di sebuah desa di kecamatan Kinal, Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu. Saya bekerja di bank daerah dan sudah berjalan selama 3 tahun di kantor cabang di daerah Bintuhan, Kabupaten Kaur. Asal saya sendiri dari kota Bengkulu.
Memiliki sebuah kamera prosumer yang saya beli beberapa bulan sebelumnya. Hmm..momen seperti inilah yang saya tunggu-tunggu karena tujuan saya membeli kamera memang untuk mengabadikan setiap tempat yang saya kunjungi. Sebelum memiliki kamera ini biasanya saya membidik menggunakan kamera smartphone. Kita tahu sendiri dari segi kemampuan untuk kamera smartphone sangatla terbatas terutama untuk memotret lokasi-lokasi yang jauh. Kemampuan smartphone yang saya miliki hanya 4x zoom sedangkan kamera prosumer yang saya miliki yaitu kamera sony DSC H400 memiliki kemampuan 63x zoom. Mmm...sungguh luar biasa! Dan memang kamera tersebut adalah kamera dengan zoom terpanjang yang ada pada saat membeli. Tidak tahu sekarang apakah ada yang lebih.
Beberapa gambar terbaik akan saya publikasikan di sini.
 |
| Masjid desa |
 |
| Jalan menuju desa dan ibu-ibu yang pulang menggendong baronang |
 |
| Tampak sebuah pondokan kecil sebelum memasuki jembatan |
 |
| Penampakan pemukiman penduduk |
 |
| Sungai yang kering di musim kemarau |
 |
| Warga desa sedang mandi di sungai |
 |
| Kebanyakan adalah ibu-ibu dan anak-anak |
 |
| Saya dan rekan sejawat |
 |
| Saya dan rekan sejawat |
Komentar
Posting Komentar