Antusias! SDN 89 Kaur Sosialisasi Portal Rumah Belajar dan Platform Merdeka Mengajar Hingga Dukungan

 Di tengah bukit tak jauh dari sekolah tempat saya bertugas, ada sekolah kecil yang dulunya merupakan sekolah satu atap dengan sekolah saya. Sekarang sekolah itu telah memisahkan diri dan menempati gedung barunya. Akan tetapi sekolah itu berpindah jauh sebelum saya bertugas di tempat sekarang.

Sekolah kecil itu bernama SDN 89 Kaur, berlokasi di Desa Tanjung Agung, Kec. Tetap, Kab. Kaur. Sekolah itu tampak tentram. Kedatangan saya di sekolah itu disambut suara anak-anak sekolah yang sedang bermain ataupun riuh dari dalam kelas Ketika sedang diajar guru kelasnya.

Taka ada gerbang di sekolah itu karena lokasinya yang sempit. Hanya berpagar bambu. Saya melewati pagar bamboo itu dan menuju ruang guru. Ramai di ruang guru itu. Tampaknya kepala sekolah beserta dewan guru sedang bercengkerama. Tentu saja kehadiran saya mengalihkan obrolan mereka. Dan saya pun mengucap salam lalu di balas salam. Kemudian saya dipersilakan masuk dan menyalam para dewan guru satu per satu.

Mengobrol dengan kepala sekolah (tengah) dan dewan guru 

Bapak Zainul, S.Pd. adalah kepala sekolahnya. Dan saya pun dipersilakan duduk di kursi tamu yang kebetulan beliau ada di sana beserta beberapa rekan guru pria. Kemudian saya menceritakan maksud dan tujuan saya. Pertama-tama saya ceritakan tentang pembaTIK level 4 tahun 2022 yang digagas oleh Pusdatin kemendikbudristek. Lalu saya jelaskan tentang implementasi pembelajaran inovatif berbasis digital dengan memanfaatkan portal rumah belajar dan platform merdeka mengajar. Saya jelaskan juga bahwa portal rumah belajar dan platform merdeka mengajar dapat diakses melalui web  https://belajar.kemdikbud.go.id/ untuk rumah belajar dan https://guru.kemdikbud.go.id/ untuk platform merdeka mengajar serta dapat juga menginstal aplikasinya dengan cara mengunduhnya di playstore hp android. Saya terangkan bahwa di dalam portal dan platform tersebut terdapat banyak konten-konten menarik yang dapat mendukung pelaksanaan pembelajaran berbasis digital. Para dewan guru begitu antusias mendengar penjelasan saya hingga kami saling berdiskusi satu sama lain. Yang menarik adalah para dewan guru mengira kalua saya mengikuti program CGP (Calon Guru Penggerak). Saya jelaskan bahwa PembaTIK dan CGP itu berbeda. Barulah mereka mengerti. Saya katakan bahwa ujung dari PembaTIK ini adalah Duta Rumah Belajar seperti para pendahulu saya yaitu Jarnawi, M.Pd. atau yang dikenal Mister J, Duta rumah Belajar 2017 dan Dede Solihudin, S.Pd. Duta Rumah Belajar 2020.

                                              

                                            Berfoto salam rumah belajar dengan kepala sekolah

Dan yang terakhir tentu  saja saya meminta restu dan dukungan program pembaTIK Level 4 tahun 2022. Dan kepala sekolah beserta dewan guru tentu saja memberikan restu dan dukungan.

                                               

                                   Berfoto salam rumah belajar dengan kepala sekolah dan dewan guru


Setelah itu saya, saya dan kepala sekolah membuat dokumentasi salam rumah belajar.  Baru kemudian bersama dengan dewan guru membuat dokumentasi salam rumah belajar.

Salam rumah belajar.









Komentar