Mantap! SMPN 31 Satu Atap Kaur Siap Mendukung SRB Kaur 2022

 Dengan mengendarai sepeda motor pada hari Senin tanggal 24 Oktober 2022 saya menyambangi sebuah SMP Negeri yang terletak di Desa Suka banjar, Kec. Tetap, Kab. pada pagi sekira pukul 10.00 WIB. SMPN 31 Satu Atap Kaur, ya sekolah ini menjadi sekolah kedua yang saya kunjungi untuk mendapatkan restu dan dukungan pada pelaksanaan  tugas akhir PembaTIK Tahun 2022.

 



Berbincang dengan kepala sekolah, Ujang Alpian, S.Pd.

Sekolah ini merupakan sekolah satu atap dengan sekolah dasar dan termasuk sekolah kecil dengan rombel sedikit. Memasuki gerbang kecil sekolah,. saya langsung menuju ruang guru untuk menemui kepala sekolah. Ruang guru dan kepala sekolah menyatu. Bapak Ujang Alpian, S.Pd. adalah kepala di sekolah itu. Beliau ada di ruang kantor beserta para dewan guru. Kami semua mengenakan seragam batik PGRI karena kebetulan hari ituadalah hari Senin yang memang diwajibkan untuk mengenakan seragam batik PGRI. Saya menyapa dan menyalami para dewan guru. Serta kepala sekolah yang saat itu duduk di kursi tamu kantor. Dan saya pun berhadapan dengannya. Kemudian saya menceritakan maksud dan tujuan saya. Saya ceritakan tentang pembaTIK level 4 tahun 2022 yang digagas oleh Pusdatin kemendikbudristek. Serta mensosialisasikan implementasi pembelajaran inovatif berbasis digital dengan memanfaatkan portal rumah belajar dan platform merdeka mengajar. Saya jelaskan bahwa portal rumah belajar dan platform merdeka mengajar dapat diakses melalui web https://belajar.kemdikbud.go.id/ untuk rumah belajar dan https://guru.kemdikbud.go.id/ untuk platform merdeka mengajar seta dapat juga menginstal aplikasinya dengan cara mengunduhnya di playstore hp android. Saya terangkan bahwa di dalam portal dan platform tersebut terdapat banyak konten-konten menarik yang dapat mendukung pelaksanaan pembelajaran berbasis digital.


Berfoto salam rumah belajar dengan kepala sekolah 

Dan yang terakhir tentu  saja saya meminta restu dan dukungan program pembaTIK Level 4 tahun 2022. Dan beliau pun tentu saja memberikan restu dan memberikan dukungan. 

Setelah itu saya, kepala sekolah beserta dewan guru yang ada di kantor berfoto bersama dengan membuat kedua telapak tangan membentuk simbol rumah belajar.


Berfoto salam rumah belajar dengan kepala sekolah serta dewan guru






Komentar